ASI bukan sekadar makanan pertama untuk Si Kecil. Di dalamnya terdapat berbagai zat gizi yang dibutuhkan bayi pada awal kehidupannya, termasuk protein, lemak, karbohidrat, vitamin, mineral, serta komponen yang membantu mendukung sistem kekebalan tubuh. Karena itu, Pekan ASI Sedunia menjadi momen penting untuk kembali mengingat betapa berharganya ASI bagi tumbuh kembang bayi, terutama pada enam bulan pertama kehidupan. WHO dan UNICEF merekomendasikan pemberian ASI eksklusif selama enam bulan pertama, kemudian dilanjutkan bersama makanan pendamping hingga usia dua tahun atau lebih.
Pentingnya ASI bahkan sudah menjadi perhatian dunia. Pekan ASI Sedunia hadir sebagai pengingat bahwa keberhasilan menyusui bukan hanya urusan ibu dan bayi, tetapi juga membutuhkan dukungan keluarga, tenaga kesehatan, lingkungan kerja, fasilitas kesehatan, hingga masyarakat. Jadi, ketika kita membicarakan Pekan ASI Sedunia, sebenarnya kita sedang membicarakan bagaimana menciptakan lingkungan yang membuat ibu merasa didukung untuk menjalani perjalanan mengASIhi.
Pekan ASI Sedunia, Merayakan Pentingnya ASI
Kalau kamu penasaran kenapa ada Pekan ASI Sedunia, sejarahnya ternyata sudah dimulai sejak awal 1990-an. World Alliance for Breastfeeding Action (WABA) dibentuk pada 1991 sebagai jaringan global untuk melindungi, mempromosikan, dan mendukung menyusui. Kampanye World Breastfeeding Week kemudian dimulai pada 1992 dan hingga kini diperingati setiap tanggal 1–7 Agustus.
Pekan ASI Sedunia bukan sekadar perayaan tahunan, tetapi menjadi kesempatan untuk meningkatkan kesadaran dan mengajak berbagai pihak mengambil tindakan nyata untuk mendukung ibu menyusui. WHO dan UNICEF juga terus mendorong penguatan sistem kesehatan, konseling menyusui, dukungan berbasis komunitas, serta kebijakan yang lebih ramah bagi ibu dan keluarga.
Lebih dari itu, Pekan ASI Sedunia memandang menyusui sebagai investasi jangka panjang bagi kesehatan. Periode 1.000 Hari Pertama Kehidupan merupakan masa penting bagi pertumbuhan dan perkembangan anak, sehingga dukungan terhadap praktik menyusui sejak awal kehidupan menjadi bagian dari upaya membangun generasi yang lebih sehat. WHO menyebut pemberian ASI eksklusif selama enam bulan dan dilanjutkan hingga dua tahun atau lebih bersama MPASI sebagai bagian dari praktik pemberian makan yang optimal.
Indonesia sendiri menunjukkan perkembangan dalam pemberian ASI eksklusif. Menurut UNICEF dan WHO, cakupan ASI eksklusif pada bayi usia 0–5 bulan meningkat dari 52% pada 2017 menjadi 66,4% pada 2024. Angka tersebut telah melampaui target global World Health Assembly sebesar minimal 60% pada 2030, meski upaya untuk mempertahankan capaian dan memastikan dukungan tersedia secara merata tetap dibutuhkan.
Karena itu, Pekan ASI Sedunia bukan hanya tentang mengingatkan kembali manfaat ASI, tetapi juga tentang memastikan ibu tidak menjalani proses menyusui sendirian. Dukungan yang konsisten di rumah, fasilitas kesehatan, tempat kerja, dan lingkungan sekitar dapat membantu ibu menjalani perjalanan menyusui dengan lebih nyaman.
ION WATER untuk Hari Pekan ASI Dunia
Dalam rangka Pekan ASI Sedunia, menjaga hidrasi juga bisa dilakukan dengan cara yang praktis. Untuk mendukung Pekan ASI Sedunia, ION WATER turut memberikan support kepada seluruh ibu hamil dengan pemberian produk kepada ibu hamil di berbagai rumah sakit. Sebanyak lebih dari 1,000 ibu lebih di 40 rumah sakit di Indonesia telah merasakan manfaat ION WATER sebagai minuman yang dapat mengembalikan cairan tubuh yang hilang hingga 2x lebih baik dibandingkan air putih biasa dan tentunya membantu mencukupi hidrasi harian bagi ibu hamil. ION WATER aman dikonsumsi untuk ibu hamil karena di dalamnya tidak mengandung pengawet dan pemanis buatan.
Kalau kamu membutuhkan pilihan minuman dengan elektrolit untuk menemani aktivitas sehari-hari, ION WATER bisa menjadi salah pilihan praktis untuk disiapkan di rumah maupun dibawa saat beraktivitas. Yuk, lengkapi momen mengASIhi dengan kebiasaan hidrasi yang lebih teratur dan dukungan yang baik dari orang-orang di sekitar ibu.
Referensi:
https://www.unicef.org/indonesia/id/gizi/siaran-pers/memperkuat-dukungan-menyusui-bagi-setiap-ibu-dan-bayi
https://ayosehat.kemkes.go.id/?p=8013
https://rsa.ugm.ac.id/pekan-asi-sedunia-2026/