Mona Jahja: Menemukan Makna "Pulang" Lewat Yoga
Bagi Mona Jahja, yoga bukan sekadar rangkaian gerakan atau latihan untuk meningkatkan fleksibilitas. Lebih dari itu, yoga adalah sebuah praktik yang mengajarkan seseorang untuk berhenti sejenak, hadir sepenuhnya, dan kembali terhubung dengan diri sendiri.
Perjalanan tersebut dimulai dari sebuah pengalaman yang tidak pernah ia rencanakan. Pengalaman sederhana itu kemudian mengubah cara pandangnya terhadap yoga, sekaligus menjadi awal dari dedikasinya dalam dunia yoga hingga hari ini.
Berawal dari Sebuah Pengalaman yang Mengubah Cara Pandang
Sebelum mengenal yoga lebih dekat, Mona sebenarnya sudah cukup sering mendengar tentang olahraga ini. Namun saat itu, ia belum benar-benar memahami mengapa begitu banyak orang menyukainya. Baginya, yoga terlihat lambat dan bahkan terasa cukup sulit.
Semuanya berubah ketika ia mengikuti sebuah kelas yoga gratis di hotel tempatnya menginap pada akhir tahun 2007.
Melalui instruksi yang sederhana namun penuh perhatian dari sang instruktur, Mona merasakan sesuatu yang belum pernah ia alami sebelumnya. Untuk pertama kalinya, ia benar-benar menyadari hubungan antara pikiran, tubuh, dan dirinya sendiri. Ketika kelas selesai, ada rasa tenang yang begitu kuat.
"I felt at home."
Pengalaman itu menjadi titik balik yang mengubah rutinitasnya. Di tengah kesibukan sebagai seorang profesional dengan ritme kerja yang cepat dan tekanan pekerjaan yang tinggi, Mona memutuskan untuk menjadikan yoga sebagai bagian dari kesehariannya.
Belajar untuk Membagikan Pengalaman yang Sama
Empat tahun setelah pertama kali mengenal yoga, Mona memutuskan untuk memperdalam praktiknya melalui program Yoga Teacher Training. Ia berguru kepada dua guru yang paling menginspirasinya, Noah Mazé dan Christina Sell, serta menyelesaikan program 500-hour Yoga Teacher Training bersama YogaMaze di Singapura dan Los Angeles.
Baginya, keputusan tersebut lahir dari rasa syukur terhadap yoga dan para guru yang telah membimbingnya. Cara mereka mengajar yang sederhana, penuh perhatian, dan membuat murid merasa nyaman menjadi pengalaman yang sangat membekas.
Pengalaman itulah yang kemudian menginspirasinya mendirikan LearnYoga@GudangGudang, sebuah Registered Yoga School with Yoga Alliance di saat sekolah yoga dengan sertifikasi tersebut masih sangat jarang ditemui di Jakarta.
Yoga adalah Perjalanan untuk Mengenal Diri
Menurut Mona, yoga memiliki banyak pendekatan dan tidak bisa disederhanakan hanya sebagai latihan peregangan atau fleksibilitas.
Melalui praktik yang dilakukan secara konsisten, seseorang perlahan membangun hubungan yang lebih utuh antara tubuh, pikiran, emosi, dan dirinya sendiri. Di dalam kelas, perhatian dilatih untuk hadir melalui napas, alignment tubuh, maupun setiap gerakan yang dilakukan dengan penuh kesadaran.
Di balik manfaat fisik seperti meningkatnya kekuatan, mobilitas, dan fleksibilitas, Mona percaya bahwa manfaat terbesar yoga adalah membantu seseorang membangun hubungan yang lebih penuh apresiasi terhadap tubuhnya sendiri.
Ketika Komunitas Tumbuh dengan Sendirinya
Menariknya, Mona tidak pernah memiliki tujuan khusus untuk membangun sebuah komunitas yoga. Sejak awal, fokus utamanya adalah memberikan edukasi kepada para yoga teacher serta menciptakan ruang yang aman dan nyaman bagi siapa saja yang ingin berlatih, termasuk mereka yang baru pertama kali mengenal yoga.
Ia juga selalu menekankan pentingnya peran seorang guru dalam menciptakan kelas yang inklusif, dengan memberikan perhatian kepada setiap peserta sesuai kebutuhan dan kemampuannya.
Bagi Mona, komunitas memiliki peran penting untuk saling mendukung agar seseorang tetap konsisten berlatih. Namun, ia juga percaya bahwa setiap orang memiliki ritmenya masing-masing. Ada saatnya seseorang ingin menikmati latihan secara mandiri, dan ada kalanya kembali berlatih bersama komunitas. Yang terpenting, menurutnya, adalah menjaga rasa saling menghargai, terbuka terhadap perbedaan, dan merayakan keberagaman di dalam dunia yoga.
Wellness yang Terus Berkembang
Selama bertahun-tahun berkecimpung di dunia yoga, Mona melihat perkembangan dunia workout dan wellness di Indonesia berjalan ke arah yang sangat positif.
Menurutnya, pilihan aktivitas olahraga kini semakin beragam dan didukung oleh pendekatan yang semakin berbasis ilmu pengetahuan. Salah satu perkembangan yang menurutnya sangat relevan adalah meningkatnya kesadaran akan pentingnya strength training, terutama seiring bertambahnya usia.
Karena itu, Mona percaya bahwa menjaga kesehatan tidak harus bergantung pada satu jenis olahraga saja. Mengkombinasikan berbagai aktivitas sesuai kebutuhan tubuh justru dapat membantu seseorang membangun gaya hidup sehat yang lebih seimbang dan berkelanjutan.
Keterlibatan ION WATER dalam Mendukung Komunitas Olahraga
Sebagai instruktur yang aktif mengajar, Mona memahami bahwa menjaga hidrasi merupakan bagian penting dari rutinitas sehari-hari, terutama saat tubuh mengeluarkan banyak keringat ketika beraktivitas.
Baginya, memastikan tubuh tetap terhidrasi sama pentingnya dengan menjaga kualitas latihan itu sendiri. Karena itu, ia selalu berusaha memenuhi kebutuhan cairan tubuh setiap hari. Menurut Mona, kualitas ION WATER mampu mendukung kebutuhan hidrasi tersebut, terutama saat tubuh kehilangan cairan dan elektrolit selama berolahraga.
Mona juga mengapresiasi komitmen ION WATER dalam mendukung berbagai komunitas olahraga di Indonesia. Menurutnya, menghadirkan berbagai cabang olahraga dalam satu perayaan seperti IONATION memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk mengenal beragam pengalaman baru dan menemukan kombinasi aktivitas yang paling sesuai untuk mendukung wellbeing mereka.
Menjadikan Yoga sebagai Bagian dari Gaya Hidup
Bagi Mona, yoga memiliki ruang untuk siapa saja. Tidak harus dilakukan dengan tujuan tertentu atau mengikuti standar tertentu, tetapi cukup dimulai dengan kemauan untuk lebih mengenal dan merawat diri sendiri.
Ke depan, ia berharap semakin banyak masyarakat Indonesia yang menjadikan yoga sebagai bagian dari gaya hidup sehat. Ia juga berharap komunitas yoga dapat terus bertumbuh dengan semangat saling menghargai, terbuka terhadap perbedaan, serta merayakan keberagaman.
Di saat yang sama, ia berharap dunia workout dan wellness di Indonesia terus berkembang melalui berbagai aktivitas yang semakin beragam, sehingga dapat menginspirasi lebih banyak orang dari berbagai generasi untuk hidup lebih aktif dan sehat.
Pertama Kali Menjadi Bagian dari IONATION 2026
Keterlibatan Mona sebagai salah satu Main Lead Yoga di IONATION 2026 menjadi pengalaman yang begitu berkesan baginya. Berbagi panggung bersama Rima dan Fiska, dua sosok yang sebelumnya sudah beberapa kali berkolaborasi dengannya, membuat momen tersebut terasa semakin spesial. Bahkan, ketika pertama kali dihubungi oleh ION WATER, Mona sempat mengira dirinya diminta untuk merekomendasikan atau menyediakan guru yoga untuk berkolaborasi. Ternyata, justru dirinya yang dipercaya untuk mengajar di panggung utama IONATION 2026.
Kesempatan tersebut menjadi semakin istimewa ketika Mona dapat berbagi panggung bersama para pemimpin komunitas yoga dan memandu sekitar 700 yogi dan yogini dari berbagai komunitas yoga untuk bersama-sama mengalirkan gerakan dan napas. Kehadiran Ibu Veronica Tan di tengah sesi tersebut juga menjadi sebuah kehormatan tersendiri bagi Mona.
Menurut Mona, pengalaman yoga di IONATION 2026 menghadirkan perspektif yang berbeda. Yoga tidak hanya ditampilkan sebagai praktik yang tenang dan reflektif, tetapi juga menjadi bagian dari perayaan kehidupan urban yang penuh gerak, koneksi, dan kebersamaan.
Di balik pengalaman tersebut, Mona juga mengapresiasi persiapan yang dilakukan oleh seluruh tim IONATION 2026. Mulai dari tim Bunga, sound dan stage, hingga MUA, setiap detail dipersiapkan dengan sangat baik dan penuh perhatian sehingga keseluruhan pengalaman dapat berjalan dengan lancar.
Bagi Mona, kehadiran yoga di IONATION 2026 menjadi bentuk apresiasi terhadap keberagaman aktivitas yang dapat mendukung wellbeing. Ia pun berharap yoga dan berbagai aktivitas wellness lainnya dapat terus menjadi bagian dari gerakan untuk mengajak lebih banyak masyarakat hidup sehat dan aktif.
"Thank you for including yoga as part of the whole movement activities for wellbeing. Congrats, ION WATER, for doing this again in 2026 and many, many more."
Pada akhirnya, keterlibatan Mona di IONATION 2026 menjadi perpanjangan dari apa yang selama ini ia yakini yaitu yoga bukan hanya tentang gerakan di atas matras, tetapi juga tentang koneksi, kebersamaan, dan menemukan ruang untuk kembali terhubung dengan diri sendiri maupun orang lain.