ARTIKEL

Diet Menurunkan Berat Badan Tanpa Pusing Menghitung Kalori

Menghitung kebutuhan kalori seolah-olah menjadi kewajiban saat hendak menjalani diet untuk menurunkan berat badan. Hal itu memang diperlukan untuk mengetahui jumlah kalori yang dibutuhkan berdasarkan usia, jenis kelamin, berat dan tinggi badan, serta intensitas aktivitas.

Cara mudah menghitung kalori bisa dilakukan dengan memanfaatkan kalkulator Basal Metabolic Rate (BMR) yang kini dapat banyak ditemui di internet. Dari hasil yang muncul kita dapat mengatur jenis makanan dan minuman yang hendak dikonsumsi. Tujuannya agar jumlah kalori yang masuk sesuai dengan yang disarankan.

Permasalahannya, tidak selamanya kita mengetahui secara pasti jumlah kalori yang terdapat pada sebuah makanan atau minuman. Yang paling sering terjadi sebabnya adalah tak ada informasi nilai gizi termasuk jumlah kalori di kemasannya.

Lagi pula, menghitung kalori bisa jadi aktivitas membosankan, terutama bagi kita yang tidak hobi berhitung. Kalau sudah begini, bisa-bisa diet terhambat.

Padahal, sejatinya diet tetap bisa dilakukan tanpa dipusingkan perkara menghitung kalori. Untuk itu, inilah yang perlu dilakukan terkait jenis asupan yang dikonsumsi.

Pilih Karbohidrat Secara Tepat

Langkah pertama yang perlu dilakukan ialah mengurangi asupan karbohidrat olahan seperti roti tawar putih, mie, atau kue kering. Jenis makanan-makanan tersebut cenderung tinggi kalori, misal 1 iris roti putih mengandung 63 kalori, namun membuat cepat lapar. Sebagai gantinya bisa dipilih roti biji-bijian (whole grain) atau nasi merah.

Pilih Makanan Segar

Ada baiknya kita memilih makanan segar, minim olahan demi mendapatkan nutrisi utuh yang mungkin hilang saat proses pemasakan. Contohnya, seperti sayur-sayuran, buah-buahan, atau biji-bijian.

Konsumsi Protein Nabati dan Hewani

Tubuh membutuhkan protein guna membentuk otot dan memperbaiki sel-sel tubuh yang rusak. Untuk itu kita harus memenuhi kebutuhan protein, baik dengan mengonsumsi protein nabati atau hewani. Protein nabati antara lain berasal dari kacang-kacangan, seperti kedelai, kacang polong, buncis, dan sebagainya. Sedangkan, protein hewani bisa ditemui pada daging, ikan, telur, dan sebagainya.

Memprioritaskan Sayur-sayuran dan Buah-buahan

Apabila Anda berniat menurunkan berat badan, tak ada salahnya mengubah kebiasaan saat hendak makan. Yaitu dengan memprioritaskan sayuran atau buah-buahansebagai menu yang dipilih. Isi setengah dari piring makanan mu dengan sayuran atau buah. Setelah sayuran atau buah-buahan, barulah lengkapi menu makan dengan protein dan karbohidrat .

Membiasakan diri dengan hal-hal di atas bisa menjadi cara untuk mencapai berat badan sesuai keinginan. Pastinya, dengan ditambah olahraga teratur.